Ini Wujud Mobil Pertama yang Terintegrasi Waze

Waze menjadi aplikasi navigasi pilihan selain Google Maps. Keduanya sangat populer dan umum dipakai saat sedang berkendara. Apa jadinya jika Waze terintegrasi resmi dengan mobil, hasilnya Fiat Panda Waze. Penggabungan teknologi mencari solusi cerdas untuk mempermudah dan meningkatkan kenyamanan berkendara.

Panda, mobil pertama yang menyandang nama Waze. Sekaligus menjadi city car pertama di segmennya, yang mengintegrasikan aplikasi navigasi Waze dengan “Panda Uconnect”. Tujuan yang ingin dicapai, tercipta kombinasi aplikasi yang fungsional melalui perangkat smartphone. Diharapkan mempermudah pengemudi agar bisa tetap fokus mengemudi, sembari menikmati berbagai layanan fitur di aplikasi. Penyatuan ini dikembangkan oleh Mopar, penyedia aksesori dan purnajual Fiat Chrysler Automobile (FCA).

Kerjasama Fiat Panda dan Waze, tentu ada alasan tersendiri. Panda masih menjadi salah satu city car terlaris di Eropa selama 14 tahun belakangan ini. Jadi ada dua komunitas besar yang dapat saling berbagi dan menyatu. Tercatat sebanyak 7,5 juta pemilik Fiat Panda sejak meluncur pertama kali 1980 silam. Sementara Waze sudah terkoneksi dengan 100 juta pengguna aktif di seluruh dunia.

Pengguna Waze aktif saling berbagi kondisi jalan agar pengguna lain dapat menghindari kemacetan dan menghemat waktu perjalanan. Waze juga sangat bermanfaat memberi rute tercepat untuk menuju satu tujuan lokasi. Informasinya juga sangat lengkap, seperti SPBU, restoran dan lain sebagainya.

Sedangkan aplikasi Panda Uconnect yang tersedia untuk Android dan iOS, berguna meningkatkan koneksi dan interaksi dengan mobil seluruh fungsi maupun akses. Misalnya digunakan untuk mengganti saluran stasiun radio, memilih playlist musik, mengatur volume, mengatur telepon dan pesan masuk, untuk membuka dan mengunci pintu dan lain-lain.

Gabungan Panda Uconnect dan Waze, menciptakan aplikasi yang lebih canggih ketimbang sistem navigasi biasa. Tidak hanya berperan sebagai asistensi penunjuk arah dan lalu lintas, bisa juga menjadi pengingat letak parkir, mengecek sisa bahan bakar, sekaligus membantu konektivitas telepon maupun pesan, tanpa harus melepas genggaman tangan dari lingkar kemudi.

Salah satu contoh kegunaannya seperti ini, bila bensin menipis dan tekanan angin ban terdeteksi kurang, tanda peringatan muncul di layar smartphone. Lalu pengemudi diberi informasi SPBU terdekat yang dipilih oleh Waze. Tinggal memilih tujuan, lalu Waze memberi rute ke lokasi. Semakin canggih dan memudahkan bukan? Sayangnya belum ada integrasi aplikasi semacam ini di Indonesia.

Tampilan Panda Waze juga lebih istimewa daripada Fiat Panda biasa. Tentunya berasal dari logo Waze di bawah pilar A. Sementara Panda yang digunakan, Panda Cross bergaya crossover dengan beberapa ciri gagah khas SUV. Mobil lucu ini ditenagai mesin bensin 1,2-liter 69 hp.

Muhammad Iqbal Abdul Ghofur

Alumni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta 2010 Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam, Fakultas Ilmu Dakwah & Ilmu Komunikasi. Digital Marketer di PT.Visi Media Tara, PT.Setara Media & TKB Group Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *