Ini Tips Agar Klaim Asuransi Mobil Tidak Ditolak

TKBGROUP, JAKARTA – Pernahkah Pengajuan Klaim kerusakan mobil Anda ditolak pihak asuransi? Padahal Anda selalu rutin membayar polis, Mengapa? Yuk Simak Penjelasan Berikut ini.

Klaim asuransi merupakan tindakan permintaan resmi dari pelanggan kepada pihak perusahaan asuransi, yang bertujuan untuk penggantian biaya maupun pemberian santunan yang sesuai dengan polis asuransinya.

Julian Noor, Chief Executive Officer Adira Insurance menjelaskan, Proses klaim sendiri menjadi hal penting saat terjadi suatu risiko pada objek pertanggunggan yang diasuransikan. Nah, proses klaim wajib dilakukan oleh pemegang polis kepada perusahaan asuransi melalui kanal komunikasi resmi perusahaan.“Sebelum analisa klaim dilakukan, perusahaan asuransi akan memeriksa validitas dari polis terlebih dahulu. Jika polis memenuhi syarat verifikasi dan klaim yang diajukan sudah sesuai dengan isi polis maka perusahaan asuransi pasti akan membayarkan klaim tersebut kepada pelanggan yang melakukan pelaporan” papar Julian.

Ia juga menambahkan, terdapat beberapa kasus terjadi penolakan klaim disebabkan kurang telitinya pihak tertanggung terhadap polis yang mereka pegang. Padahal di dalam polis disebutkan berbagai hal terkait asuransi yang akan diklaim. Julian berujar, terdapat kesepakatan antara pelanggan dan perusahaan asuransi saat pembelian polis asuransi. Tentunya, sebelum kesepakatan perusahaan telah memberikan informasi yang detail dan jelas mengenai isi polis tersebut. Selain itu, perusahaan asuransi wajib memberikan kemudahan pelanggan yang ingin melakukan klaim jika telah memenuhi prosedur pengklaiman.

Nah, berikut ini tips agar klaim asuransi mobil berjalan lancar dan dibayarkan oleh asuransi oleh Julian Noor:

  1. Pelanggan harus menghindari hal-hal yang dikecualikan dalam polis. Seperti telat melapor klaim dari batas waktu pelaporan, pengemudi tidak memiliki surat izin mengemudi,  klaim yang dilaporkan tidak dijamin dalam polis, hingga klaim yang dilaporkan termasuk dalam klausula pengecualian dalam polis
  2. Melengkapi dokumen klaim, seperti formulir klaim yang telah diisi, fotokopi polis asuransi, SIM, STNK, surat keterangan dari kepolisian.
  3. Kendaraan milik tertanggung tidak digunakan untuk perbuatan yang melanggar hukum.
  4. Jika mengalami kecelakaan, jangan lupa memberikan bukti dengan mendokumentasikan terlebih dahulu keadaan kendaraan pasca kecelakaan.
  5. Perhatikan terkait wilayah pertanggungan apakah sesuai dengan isi polis.
  6. Tidak membuat kerusakan yang disengaja oleh tertanggung.
  7. Memahami penyebab kecelakaan ditanggung sebelum mengajukan klaim secara langsung, Hal tersebut bisa didapatkan dengan membaca dengan jelas mengenai polis-polis yang diberikan pihak asuransi.

 

TKB Group Indonesia

TKB GROUP INDONESIA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *