Bentley Perkenalkan Bentayga yang Lebih Murah, Harganya Rp 8 Miliar

Bentley Indonesia sabtu lalu (7/7) mengajak kami merasakan varian entry-level dari Sport Utility Vehicle (SUV) terbaru miliknya, Bentayga V8. Mobil ini menemani kehadiran Bentayga W12 yang lebih dahulu datang di awal tahun lalu.

“Bentley Bentayga V8 dijual mulai Rp 8 miliar atau lebih murah sekitar Rp 1 miliar dibanding Bentayga W12. Tapi harga ini belum termasuk personalisasi fitur dan kelengkapan,” Kata Roland Staehler, Chief Operating Officer PT Grandauto Dinamika, Agen Pemegang Merek (APM) Bentley di Indonesia pada acara Bentayga V8 Dynamic Driving Experience di Jakarta, Sabtu (7/7). Ia berharap SUV termurah Bentley ini dapat terjual sekitar 10 unit pertahun. “Saya lebih senang kalau bisa terjual satu unit perbulan,” lanjutnya.

Menurutnya, Bentayga menjadi andalan baru Bentley, termasuk di indonesia. “Jelas mobil ini mendatangkan konsumen baru, karena sebelum Bentayga kami jual sedan sport. Apalagi versi bermesin V8 yang kami datangkan ini, menjangkau konsumen yang lebih luas lagi dibanding Bentayga sebelumnya,” terang Staehler.

Bentayga V8 menggunakan mesin berkapasitas 4,0 liter yang bertenaga 550 ps pada 6.000 rpm dengan torsi puncak 770 Nm pada 1.950-4.500 rpm. Transmisi yang digunakan, otomatis 8-speed. Sistem penggeraknya, permanent all wheel drive. Mesin ini berbeda dari yang digunakan Bentayga bermesin W12 yang bertenaga 608 ps pada dengan torsi puncak 900 Nm.

Selain mesin, mobil ini memiliki sejumlah pembeda dibanding versi W12. “Secara umum perbedaannya tak terlalu signifikan. Paling mudah dibedakan dari eksterior. Interiornya bisa memakai semua fitur yang terdapat pada W12. Memang ada beberapa fitur yang sifatnya opsional dengan penambahan biaya untuk V8 ini,” jelas Staehler.

“Jangankan pakai kelengkapan punya W12, Bentayga V8 juga bisa pakai Mulliner package yang merupakan varian tertinggi Bentayga di dunia. Makanya harga mobil ini tergantung preferensi yang diinginkan konsumen,” lanjutnya.

Menjadi SUV pertama Bentley, demi mengikuti trend pertumbuhan SUV. Setelah Bentayga, banyak produsen mobil lain yang lantas mengikuti jejaknya. Misalnya, Lamborghini yang mengeluarkan Urus dan Rolls-Royce dengan Cullinan. Menanggapi hal ini, Staehler mengungkapkan kalau dirinya tak gentar.

“Kami punya keunikan tersendiri dibanding kedua kompetitor kami itu. Pertama, mobil ini memiliki kesan yang low profile dan sangat nyaman untuk digunakan sebagai kendaraan harian. Tentu saja ini berbeda dari kompetitor kami yang punya pendekatan berbeda,” sebut Staehler santai.

Alasannya, Urus dan Cullinan punya desain yang agresif, sehingga menarik perhatian banyak orang. Sementara itu Bentayga tak demikian. “Desain Bentayga memang tetap menyiratkan aura mewah dan premium, namun bagi yang tak terlalu mengerti, mobil ini tampak seperti SUV lainnya saja di jalanan,” lanjutnya.

Bentley Bentayga V8 sudah mulai dipasarkan di Indonesia dan diharapkan bisa diantar ke garasi konsumen pada Agustus mendatang. Mobil ini didatangkan secara langsung dari negeri pembuatnya, Inggris.

Kami beruntung menjadi salah satu orang pertama yang mendapat kesempatan menikmati kenyamanan mobil aristokrat ini di Jakarta. Anda bisa simak review singkat kami tentang mobil ini di artikel selanjutnya.

Muhammad Iqbal Abdul Ghofur

Alumni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta 2010 Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam, Fakultas Ilmu Dakwah & Ilmu Komunikasi. Digital Marketer di PT.Visi Media Tara, PT.Setara Media & TKB Group Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *